Rabu, 13 April 2011

You're My Everything

Untuk kali ini saya ingin membuat tulisan tentang seseorang yang penting dalam hidup saya. Mungkin sebelumnya dengan judul “You’re My Everything” teman-teman mengira tulisan ini untuk seorang pacar atau some one in my heart J. Eittss saya hanya ingin menuangkan tulisan ini tentang cerita tersendiri dengan Ibu saya tercinta.
Walaupun sampai detik ini hari-hari saya ada saja pertengkaran yang terjadi antara aku dan ibuku. Yaaa tentu saja hal ini biasa terjadi akibat ulah ku yang suka malas bersih-bersih atau tidak menuruti apa kata ibu ku ini. Biasaa, seringnya menurut kita sang anak ibu tuh suka bawel banget. Tapi sebenarnya kita nya saja yang suka teledor J.
Namun tanpa aku sadari ibu lah yang paling khawatir kalau aku belum pulang, dan ibulah yang merawat ku saat aku sakit, serta ibu lah yang menyiapkan segala keperluanku setiap harinya. Bahkan kita bisa ada di dunia ini karena dengan sekuat tenaganya ibu melahirkan kita. Tapi mungkin saya masih labil dan terkadang mengabaikan nasehatnya  jadi suka di omelin dehh J.
Pokooknya indah banget jika hari-hari yang ku jalani penuh dengan rasa saling menyayangi antara aku dan ibuku. Setikdaknya sebelum kita berangkat kekampus ciumlah pipinya, itu sangaaatt nyaman sekali ketika aku mencium pipi ibuku ©.
Sampai saat ini aku pun belum bisa membalas jasa kedua orangtua ku, khususnya ibu ku. Tapi aku selalu ingin membuat ibu tersenyum dengan bangganya melihat aku kelak bahkan saat ini.
Ibu akan melakukan apa pun untuk menjaga anaknya. Ibu juga akan selalu ada ketika kalian sakit. Ibu akan merasa sangat sedih kalu anaknya menangis, ibu juga tidak ingin jika kalian repot karenanya bahkan ibu tidah mau menyusahkan anaknya sendiri selagi ia bisa malakukan apa pun untuk dirinya sendiri. Karena ibu merawat dan membesarkan kita tanpa pamrih. Dan karena hati ibu sangatlah halus dan suci kepada anaknya.
So I really love you mom, you’re my everything. I always beside you when you sick, when you sad. Give you’re smile for me because you really beauty of you’re smile and only you who can give me the truth love ©©...

Kamis, 07 April 2011

Membuat Web html di Notepad

<title> Uang </title>
</head>
<body>
<h3 align="center"> <A HREF="Profil.html">PROFILE</a>
<A HREF="AboutUs.html">ABOUT US</a>
<A HREF="Cari.html">SEARCH</a> </h3>
<br>
<h1 align="center">PROFILE</h1>
<br>
<h3 align="center"> <img src="Uang.JPG">
</h3>
</br>
<p><h4 align="center">Definisi Uang </h4>
Uang merupakan alat tukar-menukar yang memiliki nila sehingga memudahkan kita dalam kegiatan beli membeli . Uang diciptakan dalam perekonomian dengan tujuan untuk

melancarkan kegiatan tukar-menukar dan perdagangan. Maka uang selalu didefinisikan sebagai benda-benda yang disetujui oleh masyarakat sebagai alat perantara untuk

mengadakan tukar menukar/ perdagangan. </p>
</body>
</html>


Tampilannya

Minggu, 03 April 2011

Pengangguran...

Jaman sekarang suuuuuuuusaaaaaaaahhhnyaaa mencari kerja. Maka dari itu kita harus pintar-pintar bersaing dengan para pencari kerja. dengan cara meningkatkan kualitas yang kita punya. 
Bayangkan berapa banyaknya
mahasiswa yang lulus
setiap tahunnya
Mengantri demi melamar pekerjaan.
Di kebanyakan negara berkembang masalah yang dihadapi ialah masalah pengangguran. Pengangguran ialah suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum memperolehnya. Dalam perekonomian tertutup dan dalam jangka pendek pengangguran merupakan masalah ekonomi yang perlu dihadapi dan diatasi. Mengapa? Kebijakan pemerintah untuk mengatasi pengangguran didorong oleh tujuan yang bersifat ekonomi dan tujuan yang bersifat sosial pillotik. Dari segi ekonomi tujuan mengatasi pengangguran ialah: (i) menyediakan kesempatan kerja, (ii) meningkatkan taraf kemakmuran masyarakat dan (iii) memperbaiki distribusi pendapatan. Sedangkan tujuan sosial meliputi: meningkatkan kemakmuran keluarga dan kestabilan keluarga, menghindari masalah kriminal dan mewujudkan kestabilan politik.
Faktor utama yang menimbulkan pengangguran adalah kekurangan pengeluaran agrerat. Dalam industri kenaikan produksi akan menambah penggunaan tenaga kerja.
Dalam membedakan jenis-jenis pengangguran, terdapat dua cara menggolongkannya, yaitu:
        i.            Berdasarkan kepada sumber/penyebab yang mewujudkan pengangguran tersebut
      ii.            Berdasarkan ciri pengangguran yang wujud.
Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya
a.      Pengangguran Normal atau Friksional      :  para penganggur ini tidak ada pekerjaan bukan karena tidak dapat memperoleh kerja, tetapi sedang mencari kerja lain yang lebih baik. Dalam perekonomian yang berkembang pesat pengangguran adalah rendah dan pekerjaan mudah diperoleh. Sebaliknya pengusaha susah memperoleh pekerja. Maka pengusaha menawarkan gaji yang lebih tinggi. Ini akan mendorong para pekerja meninggalkan pekerjaan yang lama dan mencari pekerjaan yang baru yang lebih tinggi gajinya dan sesuai dengan keahliannya. Dalam proses mencari kerja baru untuk sementara ini pekerja tersebutlah tergolong sebagai penganggur normal,
b.      Pengangguran Siklikal         :  perekonomian tidak selalu berpegang dengan teguh. Adakalanya permintaan agrerat lebih tinggi, dan ini mendorong pengusaha menaikan prodoksi. Lebih banyak pekerja baru yang dibutuhkan dan pengangguran berkurang. Akan tetapi pada masa lainnya permintaan agrerat menurun dengan banyaknya. Kemerosotan ini mengakibatkan perusahaan-perusahaan mengurangi pekerja bahkan menutup perusahaannya, sehingga pengangguran akan bertambah. Pengangguran yang ini dinamakan pengangguran siklikal.
c.       Pengangguran Struktural    :  tidak semua industri  dan perusahaan akan mengalami kemajuan. Melainkan sabagiannya akan mengalami kemunduran. Kemorosotan tersebut akan menyebabkan kegiatan produksi dalam industri tersebut menurun, dan akibatnya sebagian pekerja terpaksa diberhentikan dan menjadi menganggur. Pengangguran ini disebut pengangguran struktural. Dinamakan demikian disebabkan oleh perubahan struktur kegiatan ekonomi.
d.      Pengangguran Teknologi     :  hal ini ditimbulkan akibat penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin atau pun teknologi lainnya. Misalnya saja tenaga kerja di pabrik-pabrik ataupun di bidang pertanian, adakalanya mesin-mesin atau robot-robot itulah yang menggantika kinerja manusia sehingga mengurangi kebutuhan tenaga kerja.
Jenis Pengangguran Berdasarkan Cirinya
a.      Pengangguran Terbuka       :  terjadi akibat jumlah lowongan pekerjaan yang lebih rendah dari tenaga kerja. Sebab kegiatan ekonomi yang menurun, kemajuan tehnologi yang mengurangi jumlah tenaga kerja atau pun, sehingga mereka menganggur secara nyata dan sepenuh waktu.
b.      Pengangguran Tersembunyi            :  ialah jimlah pekerja yang lebih banyak dari yang sebenarnya diperlukan  supaya ia dapat menjalankan kegiatan yang lebih efisien. Kelebihan tenaga kerja yang digunakan inilah digolongkan pengangguran tersembunyi.
c.       Pengangguran Bermusim     :  pengangguran ini terdapat disektor pertanian dan perikanan. Misalnya  pada musin hujan petani maupun nelayan tidak dapat melakukan pekerjaannya dan terpaksa menganggur.
d.      Setengah Menganggur          :  tidak lah mudah mendapatkan pekerjaan apalagi bila terjadi migrasi yang sangat pesat. Sebagian terpaksa menganggur sepenuh waktu. Ada pula yang tidak menganggur, namun tidak bekerja sepenuh waktu bahkan jam kerja mereka jauh lebih rendah dari yang normal.
 Refrensi : buku Sadono Sukirno edisi Ketiga

I N F L A S I

Inflasi dapat didefinisikan sebagai suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonomian. Ada kalanya tingkat inflasi rendah yaitu mencapai dibawah 2 atau 3 persen. Tingkat inflasi yang moderat mencapai 4-10 persen. Inflasi yang sangat serius dapat mencapai tingkat beberapa puluh atau beberapa rarus persen dalam setahun.
Mengapa inflasi bisa terjadi, berikut faktor-faktor inflasi:
  1.                   Tingkat pengeluaran agrerat yang melebihi kemempuan perusahaan-perusahaan untuk menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa   :  keinginan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan akan mendorong konsumen mendapatkan barang itu dengan harga yang lebih tinggi. Namun, pengusaha akan menahan barang tersebut dan hanya menjual kepada pembeli yang mau membayar dengan harga lebih mahal. Maka hal ini cenderung memyebabkan kenaikan harga.
  2.                   Pekerja-pekerja di berbagai kegiatan ekonomi menuntut kenaikan upah             :  apabila kenaikan upah dilakukan secara meluas, kan terjadi kenaikan biaya produksi dari berbagai barang dan jasa yang dihasilkan.
  3.                   Kenaikan harga-harga barang yang di impor
  4.                   Penambahan penawaran uang yang berlebihan tanpa diikuti oleh pertambahan produksi dan penawaran barang
  5.                   Kekacauan politik dan ekonomi sebagai akibat pemerintahan yang kurang bertanggung jawab.

Kenikan harga-harga yang tinggi dan terus menerus bukan saja menimbulkan efek buruk ke atas kegiatan ekonomi, tapi juga kepada kemakmuran individu dan masyarakat. Biaya yang terus menerus naik menyebabkan kegiatan produktif sangat tidak menguntungkan/merugi. Mungkin biasanya pengusaha akan beralih untuk menginvestasikan uang nya dlam bentuk membeli tanah ataupun bangunan. Nah kalau pengusaha beralih menginvestasikan uangnya dalam bentuk seperti ini sebagai akibatnya lebih banyak pengangguran yang akan wujud.
 Kenaikan harga juga ,enyebabkan barang-barang di negara itu tidak dapat bersaingdi pasaran internasional. Maka ekspor akan menurun. Sebaliknya harga produksi dalam negri semakin mahal akibatnya inflasi menyebabkan barnag-barang impor menjadi lebih murah. Maka lebih banyak impor yang dilakukan. Ekspor yang menurun diikuti impor yang bertambah menyebabkan ketidak seimbangan dalam mata uang asing. Kedudukan neraca pembayaran pun memburuk.
Selain itu dampak buruk inflasi di masyarakat ialah:
1.       Inflasi akan menurunkan pendapatan rill ornag-orang yang berpendapatan tetap.Kenyataannya kenikan upah tidaklah secepat kenaikan harga-harga akibatnya inflasi akan menrunkan upah rill individu.
2.       Inflasi akan mengurangi kekayaan yang berbentuk uang.                              Sebagian kekayaan masyarakat disimpan dalam bntik uang di bank, simpanan tunai, dan institusi-institusi keuangan lain. Nilai rillnya akan menurun apabila inflasi berlaku
3.       Memperburuk pembagian kekayaan.     Inflasi menyebabkan pembagian pendapatan siantara golongan berpendapatan tetap dengan pemilik-pemilik harta tetap (tanah/bangunan) atau pedagang akan menjadi tidak merata.
Penyebab terjadinya inflasi yang pada awalnya diyakini oleh pihak Bank Indonesia dan Bappenas karena kenaikan harga minyak dunia dan `subprime mortgage` yang terjadi di Amerika Serikat, ternyata dihantam pula oleh kenaikan harga pangan. Gejolak perekonomian dunia yang berujung pada inflasi sesungguhnya mulai tampak saat pendapatan per kapita Amerika Serikat mulai turun. Namun sayangnya para ekonom di tanah air banyak yang tidak menyetujuinya tanda-tanda itu. Salah satu sumber mngatakan beberapa cara ubtuk mengatasi masalah inflasi tersebut. Diantaranya adalah :
1. Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter adalah kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nasional dengan cara mengubah jumlah uang yang beredar. Penyebab inflasi diantara jumlah uang yang beredar terlalu banyak sehingga dengan kebijakan ini diharapkan jumlah uang yang beredar dapat dikurangi menuju kondisi normal.
Kebijakan moneter dapat dilakukan melalui instrument-instrumen berikut:
• Politik diskoto (Politik uang ketat): bank menaikkan suku bunga sehingga jumlah uang yang beredar dapat dikurangi.Kebijakan diskonto dilakukan dengan menaikkan tingkat bunga sehingga mengurangi keinginan badan-badan pemberi kredit untuk mengeluarkan pinjaman guna memenuhi permintaan pinjaman dari masyarakat. Akibatnya, jumlah kredit yang dikeluarkan oleh badan-badan kredit akan berkurang, yang pada akhirnya mengurangi tekanan inflasi.
• Politik pasar terbuka: bank sentral menjual obligasi atau surat berharga ke pasar modal untuk menyerap uang dari masyarakat dan dengan menjual surat berharga bank sentral dapat menekan perkembangan jumlah uang beredar sehingga jumlah uang beredar dapat dikurangi dan laju inflasi dapat lebih rendah.Operasi pasar terbuka (open market operation), biasa disebut dengan kebijakan uang ketat (tight money policy), dilakukan dengan menjual surat-surat berharga, seperti obligasi negara, kepada masyarakat dan bank-bank. Akibatnya, jumlah uang beredar di masyarakat dan pemberian kredit oleh badan-badan kredit (bank) berkurang, yang pada akhirnya dapat mengurangi tekanan inflasi.
• Peningkatan cash ratio:Kebijakan persediaan kas artinya cadangan yang diwajibkan oleh Bank Sentral kepada bank-bank umum yang besarnya tergantung kepada keputusan dari bank sentral/pemerintah. Dengan jalan menaikan perbandingan antara uang yang beredar dengan uang yang mengendap di dalam kas mengakibatkan kemampuan bank untuk menciptakan kredit berkurang sehingga jumlah uang yang beredar akan berkurang. Menaikkan cadangan uang kas yang ada di bank sehingga jumlah uang bank yang dapat dipinjamkan kepada debitur/masyarakat menjadi berkurang. Hal ini berarti dapat mengurangi jumlah uang yang beredar.
2. Kebijakan Fiskal
Kebijakan Fiskal adalah kebijakan yang berhubugan dengan finansial pemerintah. Kebijakan fiskal dapat dilakukan melalui instrument berikut:
• Mengatur penerimaan dan pengeluaran pemerintah, sehingga pengeluaran keseluruhan dalam perekonomian bisa dikendalikan. Pemerintah tidak menambah pengeluarannya agar anggaran tidak defisit.
• Menaikkan pajak. Dengan menaikkan pajak, konsumen akan mengurangi jumlah konsumsinya karena sebagian pendapatannya untuk membayar pajak. Dan juga akan mengakibatkan penerimaan uang masyarakat berkurang dan ini berpengaruh pada daya beli masyarakat yang menurun, dan tentunya permintaan akan barang dan jasa yang bersifat konsumtif tentunya berkurang.
3. Kebijakan Non Moneter
Kebijakan nom moneter adalah kebijakan yang tidak berhubungan dengan finansial pemerintah maupun jumla uang yang beredar, cara ini merupakan langkah alternatif untuk mengatasi inflasi. Kebijakan non moneter dapat dilakukan melalui instrument berikut:
• Mendorong agar pengusaha menaikkan hasil produksinya. Cara ini cukup efektif mengingat inflasi disebabkan oleh kenaikan jumlah barang konsumsi tidak seimbang dengan jumlah uang yang beredar. Oleh karena itu pemerintah membuat prioritas produksi atau memberi bantuan (subsidi) kepada sektor produksi bahan bakar, produksi beras.
• Menekan tingkat upah. Tidak lain merupakan upaya menstabilkan upah/gaji, dalam pengertian bahwa upah tidak sering dinaikan karena kenaikan yang relatif sering dilakukan akan dapat meningkatkan daya beli dan pada akhirnya akan meningkatkan permintaan terhadap barang-barang secara keseluruhan dan pada akhirnya akan menimbulkan inflasi.
• Pemerintah melakukan pengawasan harga dan sekaligus menetapkan harga maksimal.
• Pemerintah melakukan distribusi secara langsung. Dimaksudkan agar harga tidak terjadi kenaikan, hal ini seperti yang dilakukan pemerintah dalam menetapkan harga tertinggi (harga eceran tertinggi/HET). Pengendalian harga yang baik tidak akan berhasil tanpa ada pengawasan. Pengawasan yang tidak baik biasanya akan menimbulkan pasar gelap. Untuk menghindari pasar gelap maka distribusi barang harus dapat dilakukan dengan lancar, seperti yang dilakukan pemerintah melalui Bulog atau KUD.
• Penanggulangan inflasi yang sangat parah (hyper inflation) ditempuh dengan cara melakukan sneering (pemotongan nilai mata uang).Sanering berasal dari bahasa Belanda yang berarti penyehatan, pembersihan, reorganisasi. Kebijakan sanering antara lain:
·      Penurunan nilai uang
·      Pembekuan sebagian simpanan pada bank – bank dengan ketentuan bahwa simpanan yang dibekukan akan diganti menjadi simpanan jangka panjang oleh pemerintah.
Senering ini pernah dilakukan oleh pemerintah pada tahun 1960-an pada saat inflasi mencapai 650%. Pemerintah memotong nilai mata uang pecahan Rp. 1.000,00 menjadi Rp. 1,00.
• Kebijakan yang berkaitan dengan output. Kenaikan output dapat memperkecil laju inflasi. Kenaikan jumlah output ini dapat dicapai misalnya dengan kebijakan penurunan bea masuk sehingga impor barang cenderung meningkat. Bertambahnya jumlah barang di dalam negeri cenderung menurunkan harga.
• Kebijakan penentuan harga dan indexing. Ini dilakukan dengan penentuan ceiling price.
• Devaluasi adalah penurunan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang luar negeri. Jika hal tersebut terjadi biasanya pemerintah melakukan intervensi agar nilai mata uang dalam negeri tetap stabil. Istilah devaluasi lebih sering dikaitkan dengan menurunnya nilai uang satu negara terhadap nilai mata uang asing. Devaluasi juga merujuk kepada kebijakan pemerintah menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing.
 referensi : wikipedia.com
                 Buku Sadono Sukirno edisi Ketiga

Jumat, 01 April 2011

Uang

Uang Kartal


Salah satu ciri penting dari suatu perekonomian modern adalah : dalam kegiatan ekonomi berlaku spesialisasi dan pertukaran. Pertukaran yang efisien disebabkan oleh penggunaan uang sebagai perantara dalam tukar menukar. Oleh sebab itu definini “uang” selalu dihubungkan dengan fungsi uang sebagai perantara dalam tukar menukar.
Sebenarnya apakah definisi serta fungsi uang tersebut, dan kaitannya dalam perekonomian ? Uang merupakan alat tukar-menukar yang memiliki nila sehingga memudahkan kita dalam kegiatan beli membeli J. Uang diciptakan dalam perekonomian dengan tujuan untuk melancarkan kegiatan tukar-menukar dan perdagangan. Maka uang selalu didefinisikan sebagai benda-benda yang disetujui oleh masyarakat sebagai alat perantara untuk mengadakan tukar menukar/ perdagangan.
Dalam ilmu ekonomi peranan/ fingsi uang dibedakan menjadi 4 jenis ialah :
1.                  Untuk melancarkan kegiatan tukar menukar
2.                  Untuk menjadi satuan nilai
3.                  Untuk ukuran bayaran yang ditunda
4.                  Sebagai alat penyimpan nilai
Penggunaan uang dalam perekonomian mendorong kepada perkembangan institusi keuangan dan sistem bank. Dalam perekonomian modern uang tidak lagi disimpan di rumah atau perusahaan-perusahaan. Sebagian besar akan disimpan dalam institusi keuangan atau di investasikan dengan cara membeli harta keuangan seperti saham atau bond. Sistem keuanghan suatu negara meliputi institusi keuangan dan pasaran keuangan. Institusi keuangan yang utama adalah: bank sentral, bank perdagangan, finance company, merchant bank, perusahaan asuransi dan bank tabungan. Sedangkan yang tergolong sebagai pasaran keuangan adalah: pasaran uang, pasaran modal, pasaran saham dan pasaran mata uang asing.
Institusi yang paling penting dalam suatu sistem keuangan adalah bank sentral dan bank perdagangan ( bank umun). Bank sentral  adalah bank yang didirikan oleh pemerintah dan diberi tanggung jawab untuk mengawasi kegiatan berbagai institusi  keuangan dan pasaran keuangan. Fungsi utama bank sentral adlah :  (i)  sebagai bank kepada pemerintah, (ii) sebagai bank kepada bank perdagangan, (iii) menyediakan uang logam dan uang kertas, (iv) mengatur kegiatan jual beli mata uang asing, (v) mengawasi kegiatan bank perdagangan dan institusi keuangan lain, dan (vi) menjalankan kebijakan moneter.
Uang Giral
Berupa Cek/ATM

Sedangkan, bank perdagangan merupakan institusi keuangan yang paling penting oleh karena ia bukan saja bertindak sebagai pengumpul tabungan masyarakat tetapi juga dapat menciptakan salah satukomponen dari penawaran uang, yaitu tabungan giral. Tabungan giral sebagai wujud dari (i) seseorang menyimpan uangnya di bank perdagangan dan (ii) bank perdagangan memberi pinjaman kepada pelanggan.
Keseluruhan jumlah uang yang ada dalam perekonomian dinamakan penawaran uang . secara sempit penawaran uang dinamakan M1 dan secra luar dinamakan M2. M1 terdiri dari uang dalam edaran (uang kertas dan logam) dan tabungan giral. Sedangkan M2 meliputi M1+deposito berjangka dan tabungan dalam bank perdagangan. Tabungan dan deposito berjangka dinamakan juga sebagai uang kuasai atau kekayaan mudah tunai.



Selasa, 08 Maret 2011

Pembangunan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah perekonomian dalam jangka panjang. Di tinjau dari sudut ekonomi, perkembangan ekonomi dunia yang berlaku dua abad yang lalu menimbulkan efek penting yang sangat menggalakan, yaitu : 1. Kemakmuran atau taraf hidup masyarakat makin meningkat, 2. Ia dapat mencipta kesempatan kerja baru kepada penduduk yang semakin bertambah jumlahnya. Sayangnya, pertumbuhan ekonomi bukanlah suatu peristiwa yang secara otomatis akan berlaku. Perbedaan taraf kemakmuran yang nyata.
Pertumbuhan ekonomi : yakni perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Istilah pertumbuhan ekonomi menerangkan atau mengukur prestasi dari perkembangan suatu perekonomian. Dalam kegiatan ekonomi yang sebanrnya pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan ekonomi fisikal yang terjadi di suatu negara negara seperti , pertambahan jumlah dan produksi industri, pertambahan infrastuktur, penambahan sekolah, perkembangan kegiatan-kegiatan ekonomi yang sudah ada. Dalam analisis makroekonomi tingkat pertumbuhan ekonomi yang di capai dalam suatu negara di ukur dari perkembangan pendapatan nasional rill yang dicapai suatu negara.
Pembangunan ekonomi : Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi keduanya memiliki makna yang sedikit berbeda. Istilah pembangunan ekonomi sebenarnya hanya dapat dikaitkan dengan perkembangan ekonomi dinegara-negara berkembang. Pembangunan ekonomi bukan saja tertarik kepada masalah perkembangan pendapatan nasional rill, tetapi juga kepada masalah moderensiasi kegiatan ekonomi, misalnya kepada usaha merombak sektor pertanian yang tradisional, masalah mempercepat pertumbuhan ekonomi dan masalah pemerataan pendapatan.
Masalah dan Hambatan Pembangunan di Negara Berkembang
Perbandingan pendapatan perkapita diantara berbagai negara telah menunjukan terdapat perbadaan yang besar dalam taraf kemakmuran negara-negara maju dan negara-negara berkembang. Sesuai dengan kesadaran ini berbagai usaha telah dijalankan dan bantuan diberikan, untuk membangun negara-negara yang relatif miskin. Namun tidak semua usaha tersebut menciptakan hasil yang diharapkan.  


Senin, 07 Maret 2011

Mengejar Matahari

Berawal dari sebuah harapan yang membuat kita jadi termotivasi. Terus semangat untuk melangkah kedepan. Jadi kan pengalaman hidup sebagai cerminan mendatang. Belajarlah dari pengalaman orang lain, karena merekalah kita bisa mendapat pembelajaran yang tak ternilai dan dijadikan panutan. Kejarlah matahari untuk mencapai mentari. ( Ni Wayan Kristi)



Hmm aga bingung kali ini mau nulis apa ? saking banyaknya tugas yang saya dapat. Oke di artikel (wess artikel) kali ini saya ingin menuangkan tulisan mengenai cita-cita saya J. Yang saya herankan seringnya seorang wanita cilikk alias anak kecil pasti dy bakalan bilang “ ntar kalo aku udah gede pengen punya anak terus ngrus rumah dehh” hihi lucu juga yah. Begitu jg dengan saya semasih kecil duluu. Eits kalo sekarang jg pasti lahh soal itu J.
Semasa SD saya mengiginkan masuk ke SMP favorit, puji tuhan itu tercapai. Sama ketika SMP ingin masuk ke SMA favorit dan puji tuhan kesampaian juga. Nah, yang saya bingung, karena saat saya duduk di bangku 3 SMA, saya merasa bingung. “ Nanti kuliah dimana yaa ? kalau PTN susah kalo mau di luar jabodetabek” begitulah yang ada dibenak saya waktu itu. Saya sangat mengharapkan bisa lolos PTN waktu itu. Tapi “usaha” yang saya jalankan minimnya bukan main. Bukannya fokus untuk bimbel malah sebaliknya hehe. Sebenarnya percuma menyesali apa yang udah lalu :O
Dan sekarang saya telah menentukan pilihan untuk melanjutkan di Universitas Gunadarma tercinta jurusan Akuntansi. Nah masalahnya ialah saya bukan lulusan IPS melainkan IPA. Nah nah, ini yang menjadi tantangan saya untuk bisa beradaptasi dengan mata kuliah anak IPS J peace.
Semester awal (semester 1) puji tuhan mendapat hasil yang baiiikk, saya harap akan terus begitu kedepannya. Amin. Angan-angan saya saat ini ialah ingin sekali bisa menjadi aslab di Gunadarma. Kenapa ? pertama untuk menambah pengalaman, kedua menambah teman, ketiga biasanya aslab itu di cab anak rajin dan pintar hehe. Semoga jalan saya selalu di mudahkan oleh Yang Maha Kuasa, tentunya harus berjuang demi mendapatkan keinginan tersebut.
Terahir saya harap kuliah ini bisa selasai selebih-lebihnya 4 tahun. Dan bisa mendapat IPK yang melebihi target minimum saya. Dan entah kenapa setelah kuliah saya ingin bekerja di bank atau tidak sebagai manager, dan selain itu saya jg melirik untuk mengikuti tes SECABA POLRI setelah mendapat gelar S1.
Tulisan saya ini akan menjadi semangat tersendiri untuk saya J Tidak lupa kita harus SEMANGAT menjalankan semua tantangan dan pait, asem, manisnya jadi mahasiswa teladan.